Friday, April 18, 2008

Lukisan Presiden.

Aku punya foto lukisan para mantan Presiden Indonesia dan Presiden Indonesia saat ini.


Dari mantan Presiden Soekarno,Soeharto,Habibi,Gusdur,Megawati dan Presiden saat ini Susilo Bambang Yudoyono.




Sebenernya di lukisan itu ada kisah ceritanya,masing-masing wajah Presiden Indonesia,hanya aku lupa cerita nya satu persatu..hihihi...bener deh,aku kok jadi lemot daya ingat nya nih,yang aku ingat hanya Presiden SBY lagi mendayung Sampan/Perahu yang artinya kalau SBY saat ini,kan lagi mengendalikan atau menjalankan pemerintahannya sebagai Presiden di Indonesia.


Lukisan ini pernah ikut pameran dan mendapatkan hadiah 25 juta.

Salju di pohon cemara.

Tahun ini di Belanda benar-benar nggak ada salju,pernah ada salju hanya waktu bulan Desember 2007 itupun hanya satu hari dan salju nya juga tipis yang berjatuhan,walau udara minus waktu itu dan sempat membuat sungai beku hanya satu hari saja setelah itu cair lagi.


Saat ini di Kotaku malah hujan angin yang sangat kencang,tidak seperti suasana winter,malahan jadi seperti musim gugur rasanya,suara anginnya juga menyeramkan deh.



Padahal aku sangat merindukan salju yang menempel di pohon cemara seperti gambarku ini,gambar ini aku ambil di Efteling itupun salju buatan,bukan salju beneran yang jatuh dari atas..hihihi...pohon-pohon cemara itu sengaja di bikin warna putih ditaburi salju,aku nggak tau icenya memang sengaja di serut dari ice kali ye,lalu di taburin di antara pohon cemara itu,kan waktu aku ke sana aja judul nya”Welkom in de winter Efteling” maka dari itu harus bertema winter dong,karna nggak ada salju, mau nggak mau,ya dibikin kaya memang ada salju beneran lah,biar suasana winternya hidup.



Begitu juga pohon-pohon cemara yang ada didalam ruangan restaurant dibikin putih semua,ditaburi salju,persis deh suasana winter biar terlihat menarik,photo itu adalah penjual hotdog,di belakangnya banyak pohon cemara yang di taburi salju buatan.Aku lebih memilih cuaca dingin turun salju,daripada angin kencang dan hujan..aduuuh..cape ngenjot sepedanya.


Kalau musim dingin dan banyak salju,kalau jalanan licin lebih aman naik sepeda yang pake rem tangan,daripada pake rem kaki,soalnya kalau licin ngerem pake rem kaki suka jatuh bahaya,gampang tergelincir,tapi kalau pake sepeda dengan rem tangan lebih aman kalau ngerem mendadak lho,jadi tidak gampang tergelincir.



Di Belanda kalau ada salju akan turun dengan tebal,mobil yang membawa garam sudah disiapkan dan terlihat setiap saat di sepanjang jalan mundar-mandir menaburkan garam,terutama jalan utama harus bener-bener bersih bebas dari salju,demi lancarnya lalu lintas,juga jalanan untuk sepeda ditaburi garam,kecuali jalanan yang memang didalam tidak banyak di lalui kendaraan masih suka ada saljunya dan licin.



Aku pernah mengalami satu kali waktu bulan maret tahun 2003 salju tebal nya minta ampun.selututku,sampai pintu belakang rumahku nggak bisa terbuka,karna arah pintunya kalau dibuka langsung keluar,jadi harus lewat pintu depan,karna pintu depan kalau dibuka arah pintunya ke dalam rumah.



Setelah pake skop salju nya di bersihin baru deh pintu belakang bisa terbuka dan aku bisa mengeluarikan sepedaku.

Siapa tahu bulan ini tidak ada salju,malah akan turun salju nanti bulan Maret setinggi lutut lagi...hehe..

Scooters.

Gambar ini,namanya kalau di Belanda adalah Scooters,sering aku menjumpai para pengendara scooters ini setiap saat di jalanan.Scooters ini khusus untuk para orangtua atau para pecandang cacat,agar bisa bebas bergerak kemanapun mereka ingin pergi,tanpa bantuan atau tergantung oranglain,scooters ini boleh/di ijinkan masuk kedalam toko atau supermarket,jika mereka ingin belanja keperluannya,tanpa harus memarkirkan scootersnya,pokok mereka bisa leluasa ditempat manapun.



Terlihat di foto itu seorang meneer yang di hidungnya ada slang oxigen,alat bantu pernafasannya kali ye,tapi masih bisa keluar menikmati cuaca yang kebetulan hari itu cerah,dan aku meminta ijin meneer itu,untuk menjepretnya,kebetulan aku lagi jalan kaki mencari objek foto,dan ternyata ini meneer bukannya naik scooters di jalanan sepeda,malah di jalanan untuk pejalan kaki,mungkin buat meneer ini lebih aman kali ye.


Tapi aku belum pernah lihat Scooters ini di kereta sih,soalnya biarpun para orangtua ini naik scooters,mereka masih bisa jalan atau berdiri,hanya mereka sudah nggak kuat jalan jauh lagi aja,dan lebih aman naik scooters ini daripada mereka naik sepeda,jadi nggak cape.



Setiap kali aku melihat Scooters ini di jalanan,aku suka senyum sendiri,mungkin suatu saat kalau aku sudah tua,aku akan membutuhkan scooters ini untuk jalan-jalan kali ye...hahaha..aduuuh...kok aku,jadi takut tua deh,ngeri aja gitu,aku bakal seperti mereka tua,keriput dan mati,nggak bisa dugem lagi..hahaha..



Seandainya para orangtua di Indonesia bisa dengan tenang dan leluasa hidupnya,enak kali ya mereka di saat tuanya bisa dengan aman dan terjamin hidupnya,seperti para orangtua yang di foto ini,jalanan juga tanpa polusi,lingkungan yang serba hijau,terhindar dari kejahatan,walau disini ada juga sih para junkies yang suka menyambar tas para orangtua dan membawanya kabur,tapi nggak separah di Jakarta deh.Kejahatan disini kebanyakan para junkies.


Scooters disini banyak model dan macamnya ada yang pake besin ada juga yang pake solar,kecepatannya maximal 15 km/perjam jalannya hanya boleh di jalur sepeda.

Harga scooters ini kurang lebih sekitar 5000 euro,tergantung modelnya deh,bisa lebih murah,bisa lebih mahal,typenya juga macam-macam,misal kan ada type Scooters Auriga,ada type Scooters Meteor,mangkanya harganya bervariasi,sama seperti motor aja kan banyak model dan merknya.



Di setiap Scooters,pasti di depannya ada keranjangnya,untuk menaro barang-barangnya,sama seperti sepedaku juga ada tas keranjangnya seperti itu dan itu harus beli sendiri,jadi waktu beli Scooters tidak berikut keranjang tas nya.

Post

Akhir tahun 2007 ternyata Bejan sudah mengirim artikel Kolaborasinya tentang Bis Surat,padahal aku udah lama menyiapkan foto kotak post dan ingin menulis cerita di KoKi,hanya waktu untuk menulisnya,aku mendahulukan menulis cerita lain…hehehe

Waktu jadul selama aku masih tinggal di Indonesia,kaya nya aku nggak pernah deh tuh dapat surat dari tukang post setiap hari,jangankan tiap hari seminggu atau sebulan sekali,bahkan setahun sekali juga nggak,atau mungkin malah nggak dapat surat sama sekali bertahun-tahun…hahaha…malah yang aku tahu banyak surat yang nggak sampe ke rumah ibuku,entah itu surat dari Tante dan Oomku yang tinggal di luar kota Jakarta.


Sedangkan selama aku lima belas tahun tinggal di Belanda hampir setiap hari aku dapat surat,pokok ada aja surat-surat yang aku terima setiap harinya,misalkan surat dari Asuransi,Pajak,Bank,Perumahan,Rekening Telefoon,Gas/listrikGemeente (walikota)atau bahkan pernah dari Incasso atau Deurwaarder (kalau telat bayar sesuatu).. hahaha…Yaaa.. disini kalau telat bayar sesuatu,atau tidak mau bayar sama sekali pasti akan melalui Incasso,atau bahkan Deurwaarder akan siap berdiri mencet bel rumah kita…hahaha…dan berurusan dengan nya,maka tagihanpun akan bertambah bengkak karna diwajibkan membayar administrasi ini dan itu,pokok tambah gawat deh..hehehe..jadi harus di hindari dan bayar sebaik nya tepat waktu kalau di Belanda,mangkanya lebih baik bayar rekening otomatis aja biar nggak lupa atau telat bayar nya.(itupun kalau saldo nya cukup)..hahaha..kalau nggak sama juga bohong deh.


Biasa nya sih,kalau telat bayar dapat surat peringatan dulu sekali-dua kali kalau masih juga surat itu di acuhkan nggak ada kabar atau masih nggak mau/bisa bayar,biasanya perusahaan atau kantor tersebut menghubungi Incasso atau Deurwaarder dan kita bisa bayar dengan mencicil nya sesuai kesepakatan bersama,biasa nya sih di sesuaikan dengan penghasilan kita dan bisa di ketahui berapa sanggup nya membayar/mencicil setiap bulannya.


Di Belanda setiap wijk (wilayah) pasti menyediakan kotak surat di tempat yang sangat strategis biasa nya disitu juga selain kotak post juga di sediakan tempat untuk Kertas atau tempat untuk buang Glas.Ternyata kotak pos di kota ku dengan di kota Schippol dan Leiden lain warna nya,di kota ku kotak post nya berwarna merah sedang kan kota Leiden dan Schippol warna nya orange,aku nggak tahu kenapa kok bisa beda warna nya atau mungkin di kotaku modelnya atau warna lama,karna dulu tukang post nya pakai seragam merah sekarang sudah berganti warna baju nya tukang post yaitu orange warna seperti TNT post gitu orange.

Tukang post di Belanda pake sepeda,kecuali kalau ada paket pakai mobil,dan semua surat tepat waktu dikirim ke rumah,hanya dalam satu hari surat sudah sampai.Surat-surat di ambil dari kotak post oleh pegawai post dengan mobil setiap hari (minggu s/d Jumat) sabtu nggak di ambil surat di kotak post,kalau mau masukin surat ke kotak post paling lambat jam 18.00 tapi kalau di kantor post sendiri kotak post nya sampai jam 19.00.Kantor post di Belanda buka Senin s/d Jumat dari jam 8.00 s/d 18.00 dan Sabtu jam 8.00 sampai jam 15.00.


Di kotak post ada dua lobang nya,sebelah kanan untuk dalam negri disitu tertulis angka postcodenya s/d berapa,dan sebelah kiri untuk bagian luarnegri dan juga untuk bagian postcode yang tidak tertera disitu,seperti kalau aku mau kirim surat cinta untuk kekasih gelapku yang tinggal di Amsterdam,aku harus masukin kebagian sebelah kiri..hihihi...


Di Belanda surat-surat penting sekali daripada lewat mulut,soal nya surat adalah bukti,bukan omongan/mulut yang sebagai bukti,mangkanya di setiap surat bagian atas pasti ada nomer kode nya,jadi misalkan kita mau menanyakan masalah surat itu,kita bisa lewat telefoon,dengan nomer kode itu pegawai yang kita hubungin jadi bisa tahu masalah nya,mereka tinggal klik lihat lewat komputer maka keluar lah data-data kita dan sangat memudahkan mereka,untuk mengetahui permasalahan nya.

Pantai Tanjung Tinggi

Kalau bukan karna temanku,barangkali aku nggak akan pernah berkunjung ke pulau Belitung,karna aku tidak punya saudara di pulau itu dan juga mau ngapain hayoo kesana,soalnya aku memang tidak pernah mengenal dan tertarik dengan pulau ini.


Sewaktu aku masih tinggal di Indonesia,aku pernah ke luar jawa hanya ke pulau Sumatra ke kota Padang dan Pekanbaru itu pun tujuan nya bukan jalan-jalan,kesana waktu itu aku ada bisnis kecil-kecilan deh di Pekanbaru dan Padang,aku ingat pergi nya naik pesawat Sempati dan di pesawat waktu itu suka ada doorprise dapat ticket gratis dari Sempati dan aku sempat ke pantai di Padang.. ya ampun.. nama pantainya aku ingat-ingat lupa banget,kebetulan aku nginap di cotage tepi pantai juga gratis,karna yang punya pacar temanku..jadul banget deh.


Pulau lainnya yaitu Kalimantan,ke kota Pontianak sering kesana soalnya ada bisnis kecil-kecilan lagi sama temanku jadi aku sempat bolak-balik Jakarta-Pontianak,kata temanku kalau orang sudah minum air kapuas pasti balik lagi..hahaha..aku nggak percaya waktu itu dan ternyata bener aja aku memang jadi bolak-balik Jakarta- Pontianak,soalnya aku pernah kecantol seseorang disana,ternyata di Pontianak banyak orang kayanya lho..hehe..pokok jadul banget deh,di samping ada beberapa temanku cewek jadi penyanyi di Kapuas Palace.


Pulau satunya lagi yang aku pernah kunjungi yaitu Pulau Bali,kalau ke Bali tujuannya cuman liburan aja.


Kali ini aku mendapat kesempatan diajak ke Pulau Belitung,ticket gratis dibayarin temanku,semua serba gratis,aku sih mau aja..hehe..pokok yang namanya gratis nggak bakal aku tolak deh…hahaha..ternyata banyak teman buatku malah berarti banyak rejeki,kalau aku liburan ke Indonesia suka diajak-ajak temanku kemana-mana..enaaak sih..cuman kadang2 aku nya yang suka belagu deh..hahaha...belagunya karna takut naik pesawat domestik,soalnya aku masih pengen hidup,nggak mau mati sia-sia..hehe...kata temanku pernah bilang gini ”biar lu ngumpet di kolong tempat tidur,kalau sudah waktunya mati ya mati aja”..hahaha..dasar tuh!


Pulau Belitung ternyata mempunyai pantai yang indah,nama pantainya tanjung tinggi...alamaak...gilaaa....suasana nya asyiik banget deh,bener-bener aku merasakan kesejukan dan ketenangan disana,air laut yang sangat bersih dengan pasirnya juga putih bersih.Tidak jauh dari pantai itu ada villa Lorein,menurut bisik-bisik villa itu ternyata kepunyaan Tommy Soeharto.


Aku dan temanku duduk-duduk sejenak di bebatuan dipantai itu...duuuh...nikmat rasanya deh dan aku tidak menyesal ikut temanku ke Pulau Belitung,ternyata memang indah likungannya di pulau itu biarpun sepi juga terasa ada kedamaian disana.

Obrolanpun terjadi dengan temanku di pantai itu dan temanku bertanya ”neek,lu mau tinggal di pulau ini?” aku jawab ”mau aja kalau tinggal dengan orang yang gue cintai”..hahaha..temanku tertawa dan tidak percaya kalau aku bener-bener mau tinggal di pulau itu...dasar!


Buat teman-teman Kokiers yang ingin mencari suasana lain bisa liburan ke Pulau Belitung,ticket pesawat juga tidak mahal kok,benar-benar kalian disana bisa merasakan kedamaian di Pulau itu lhoo...indaaah...banget.

Pulau Belitung

Aku ke Pulau Belitung karna teman ku ada sesuatu urusan disana,sempat aku gak mau ikut dia,soal nya kan ada gempa bumi di Bengkulu.Malah tadi nya teman ku juga mau ngajak aku ke Bengkulu untuk melihat pertambang emas client nya,aku bilang takut kalau ke Bengkulu,akhir nya aku di ajak ke Belitung mau melihat pertambangan biji besi.


Terbang lah aku dan teman ku ini ke Pulau Belitung ada kejadian lucu dan dodol banget deh kita berdua ini...hahaha...jadi geli duluan sebelum cerita,aku dan teman ku ini naik Batavia Air berangkat pagi jam 6.30 tapi bangun jam 3 pagi,gara-gara nya seluruh kota Jakarta mati lampu,ya udah deh tanpa makeup dan mandi habis gelap gak ada lilin lagi langsung berangkat,terus sampai bandara cengkareng aku dan teman ku sampe mata jereng mau chekin nyari tulisan Belitung gak ketemu,kita berdua bingung kan,terus akhir nya mau gak mau nanya orang deh...hahaha...gak tahu nya kalau ke Belitung itu ya tujuan nya ke Tanjung Pandan,dasar dodol banget ye bukan nya dibaca itu ticket dari tadi kan ada tulisan nya,kalau ke Tanjung Pandan dari tadi juga udah lihat,udah aku baca,emang teman ku ini juga baru satu kali ke sana jadi gak tahu kalau Tanjung Pandan tujuan ke Pulau Belitung.Katanya si banyak juga orang suka kesasar salah tujuan,mau ke Tanjung Pandan jadi ke Tanjung Pinang atau sebaliknya.


Dengan penerbangan sekitar satu jam sampailah kami pagi itu di di Bandara H.A.S Hanandjoeddin,di Tanjung Pandan sudah ada yang menjemput,sebelum menuju ke kota Manggar kami di ajak mampir ke kota Tanjung Pandan dulu,karna aku pengen melihat kota Tanjung Pandan,kotanya kecil cuman sekali puteran aja deh,waktu aku melewati sebuah tugu di sana aku tanya tugu apa itu,si supir gak tahu..hahaha..gak tahunya dia juga orang Jakarta.


Sepanjang perjalanan menuju kota Manggar hampir aku tidak menemukan kendaraan lain sama sekali,pokok jarang banget berpapasan dengan kendaraan lain jalanan lenggang, sepi,gak seperti di Jakarta yang macet dan banyak banget kendaraan simpang siur,aku lihat juga rumah penduduk nya bertetanggaan tanpa pagar pembatas,dari situ bisa terlihat kalau penduduk nya sangat rukun satu sama lain,kalau di Jakarta atau kota-kota besar lain nya kan rumah juga pagar nya tinggi-tinggi banget ya,kecuali di perumahan baru model minimalis aku lihat di Jakarta tanpa pagar pembatas antara tetangga.


Penduduk di Pulau Belitung 70 % adalah warga keturunan,bahasa yang mereka gunakan adalah Khe,banyak warga keturunan disana beragama islam bisa di lihat dengan ada nya banyak mesjid didirikan disana dan kebetulan si supir mampir dulu ke salah satu rumah disana untuk mengambil surat-surat dan waktu aku ikut turun sebentar,aku lihat diruang tamu yang punya rumah ada gambar kiai pake sorban dengan rasa penasaran,aku bertanya pada pemilik rumah nya,karna aku lihat pemilik rumahnya warga keturunan jadi bikin aku penasaran,kok ada foto haji ternyata pemilik rumahnya beragama islam,dan cerita kalau memang banyak warga keturunan beragama islam di pulau itu.


Di Belitung aku dengar di Kota Manggar,Bupati nya dulu adalah seorang warga keturunan bernama Ahok,nama Indonesianya Bpk Ir Basuki P....(sorry lupa nama belakang nya) waktu Ahok menjabat Bupati kota Manggar,katanya sekolah gratis dan rumah sakit juga gratis,dan Ahok ini sering berbaur dengan masyarakat,pokok Ahok ini begitu perhatian dengan masyarakat kota Manggar,sayang Ahok ini sudah tidak menjadi Bupati lagi karna beliau mengundurkan diri untuk ikut pemilihan menjadi Gubernur Bangka Belitung yang akhir nya kalah tipis cuman kalah 2% katanya.Penduduk laki-lakinya disini setiap hari menghabiskan waktu duduk di warung kopi sampai sore.


Satu malam di Pulau Belitung mempunyai kesan tersendiri buat ku dengan pulau itu..oia..katanya dulu Belanda waktu pertama kali menemukan pulau itu yng dulu nya bernama Pulau Biliton,semua penduduk nya adalah warga keturunan.

Bodyart

Setiap kali aku ke Centrum mau belanja,pasti aku melewati Bodyart Studio Flash,itu adalah tempat untuk membuat Tattoo dan pasang Piercing,aku ngambil fotonya susah deh,soalnya di gang sempit susah ngambil posisi yang pasnya.,jadi miring deh tuh.

Ada kenangan manis di tempat itu,karna aku pernah mengantarkan My V ke sana untuk memasang piercing di dagunya,jadi setiap kali lewat,perasaan perih di hatiku masih ada lho..hehe..ternyata yang sesungguhnya,gue tuh masih cinta bangeeet..hihihi..biar sudah dua tahun berlalu juga,kenangan ku bersamanya masih selalu dan tetap ada,aku kadang juga suka senyum senyum sendiri kalau melewatinya,karna teringat bagaimana takutnya My V ketika akan memasang piercing dan ternyata nggak sakit...hahaha..sedangkan wajah My V udah takut duluan,waktu disuruh berbaring kelihatan tegang mukanya.


My V terlihat tambah ganteng dan keren dengan piercingnya,tapi itu nggak lama piercingnya bertahan di dagunya,soalnya sering jatuh dan hilang,karna dia nggak rajin setiap hari untuk muter-muterin pircingnya,biar tetap kencang nggak longgar gitu...hehehe..dasar tuh anak malas banget deh.

Sempat juga lho aku berebut omong sama dia di Bodyart,aku mau nya dia pasang piercing yang

bulet aja,sedangkan dia maunya yang lancip/runcing...duuuh..yang ada malah ribut...hihihi...akhirnya karna itu dagu dia,ya udah aku ngalah deh...hihihi...di Belanda pasang piercing tidak hanya sekitar wajah saja,bagian bawah yang sensitif juga ada,seperti di bagian vagina atau penis bisa dipasang piercing...hihihi..


Aku sendiri punya tatto yang sangat aku sesali deh,bener aku menyesal banget dengan tatto di tangan sebelah kiriku ini dekat pundakku,tattoku nggak keren kok,hanya sebuah nama mantan suamiku yang di Indonesia,jadi aku bikinnya juga waktu aku masih muda banget sebel deh,nyeselnya minta ampun,mangkanya My V sering BT kalau lihat tattoku ini,yag ada aku sering tutupin pake tensoplas deh.Sebenernya aku pengen ngilangin pake laser atau di ganti tatto lain,cuman aku suka mikir sayang sama duitnya..hahaha..disamping aku nggak kuat nahan sakitnya,habisnya aku kan sekarang udah estewe...hehehe..untung aja aku tinggal di Belanda jadi cuek aja,kalau summer aku pake tangan pendek juga,ke tutup tensoplas ini.

Banyak kok di Belanda nenek-nenek juga ber tattoo santai-santai aja mereka,pake pakaian terbuka di saat musim panas.


Sampai saat ini aku masih mikir lho,untuk menghilangkan tattoo ini atau mengganti gambar tattoo lain di tanganku,masalahnya nih kalau gebetanku lihat,mereka jadi pada bt gitu...hahaha..pas lagi mesra-mesra nya,malah jadi ngomel deh,nanya-nanya kenapa nggak di hilangin aja itu namanya...hahaha...lucu deh,malah ada yang minta ganti aja pake namanya..hahaha...lebih baik kan di hilangin atau ganti gambar lain,daripada ganti-ganti nama lain atuuh..dasar! bikin gebetanku GR aja deh...hahaha...kapook deh gue... ahg.

Jaman sekarang di Indonesia aku lihat tattoo bukan hal yang tabu lagi,kalau waktu jadulkan kesannya yng punya tattoo itu preman...hahaha...ternyata jaman sudah berubah,banyak juga bodyart di indonesia seperti di Bali aku lihat sudah banyak.